Posted by: Indonesian Children | September 5, 2009

Polysomnography : alat pemeriksaan gangguan tidur pada anak

  • Tahun 1974, Holland, Dement dan Raynal memperkenalkan istilah  Polysomnography(PSG) untuk menyebut prosedur pemeriksaan sleep study yang dilakukan di laboratorium tidur.
  • Pemeriksaan Polysomnography penting dilakukan untuk menegakkan diagnosa gangguan tidur. PSG juga penting sebagai pijakan awal menentukan terapi gangguan tidur (OSA misalnya,) dan untuk mengevaluasi hasil terapi yang telah dilakukan.
  • Laboratorium tidur nantinya harus  menjadi standar pemeriksaan rutin untuk menegakkan diagnosa bagi penderita yang diduga menderita gangguan tidur.
  • PSG memberikan gambaran keseluruhan aktifitas tubuh selama tidur. Bukan hanya potongan-potongan sesaat kondisi tubuh, seperti pemeriksaan darah misalnya. PSG merekam segala sesuatu yang terjadi mulai dari saat pasien tertidur, melewati tahapan-tahapan tidur serta setiap proses perubahan nafas, tegangan otot, gelombang otak, gerakan mata yang terjadi dalam setiap tahap tidur, hingga saat bermimpi dan akhirnya bangun.
  • Pemeriksaan PSG tidak ada yang bersifat infasif ataupun menyakitkan. Beberapa orang mungkin merasa kurang nyaman, tetapi kebanyakan dapat tidur dengan baik. Bahkan ada beberapa yang tidur lebih banyak dari yang di kira.

File:Pediatric polysomnogram.jpg

 

Standar internasional PSG meliputi perekaman:

  • Gerakan bola mata (EOG)
  • Tegangan otot (EMG)
  • Irama jantung (EKG)
  • Gelombang listrik otak (EEG)
  • Gerakan anggota tubuh
  • Posisi tubuh saat tidur
  • Kadar oksigen dalam darah 
  • Dengkuran
  • Gerakan nafas (dada dan perut) 
  • Aliran udara nafas
Prosedur Pemeriksaan Polysomnography
  • Tidak memerlukan persiapan khusus, hanya saja pasien diharuskan untuk membersihkan terlebih dahulu rambut, dan tidak diperbolehkan menggunakan bahan-bahan apapun pada rambut (seperti foam, gel, minyak rambut dll.) Pasien dapat membawa serta perlengkapan tidur agar merasa nyaman selayaknya tidur di rumah sendiri. Misalkan bantal khusus atau mungkin boneka bagi pasien anak-anak.
  • Pemasangan alat dilakukan pukul 21:00, tetapi pasien diharapkan sudah berada di dalam kamar pukul 19:00 untuk beradaptasi terlebih dahulu dengan suasana ruang tidur yang baru.
  • Pukul 6:00 pagi alat sudah dilepas dan pasien dapat langsung mandi untuk beraktivitas seperti biasa. Beberapa laboratorium tidur bahkan menawarkan sarapan ringan bagi pasien-pasiennya. Hasil perekaman akan dibaca dan dinilai oleh dokter yang berkualifikasi di bidang tidur, dan kemudian dibuatkan laporannya. Proses ini biasanya berlangsung antara 2 hingga 3 hari. Kemudian pasien dapat bertemu dengan dokternya lagi untuk mengambil hasilnya.

Supported  by

CHILDREN SLEEP CLINIC

Yudhasmara Foundation

Office ; JL Taman Bendungan Asahan 5 Jakarta Indonesia 10210

phone : 62(021) 70081995 – 5703646

email : judarwanto@gmail.com,

https://sleepclinic.wordpress.com/

 

 

 

Clinic and Editor in Chief :

WIDODO JUDARWANTO

email : judarwanto@gmail.com

curriculum vitae

 

 

Copyright © 2009, Children Sleep Clinic  Information Education Network. All rights reserved


Responses

  1. […] Diagnosis : Polysomnography : alat pemeriksaan gangguan tidur pada anak […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: